Ketika terjadi penyerangan di tempat kelahiran Brama, yakni kampung Jamparing yang dilakukan oleh bangsa Kuntala, Brama terpisah dengan ibu dan paman serta bibinya.

Selanjutnya, Brama bertemu dengan seorang kakek yang bernama kakek Astagina dan bersamanya lah Brama menekuni ilmu kedigjayaan.

Butuh Jasa Pembuatan Website Berpengalaman? Simple C Sudah Sejak 2007 Memberikan Layanan Pembuatan Website. Harga Terjangkau, Mulai Dari 299 Ribu [Info Lengkap]

Sementara itu, sang ibu dinikahi oleh senopati Ardalepa – bangsa Kuntala – yang rendah hati dan tidak seperti bangsa Kuntala lainnya. Meskipun keduanya telah berupaya mencari Brama namun tidak bertemu juga.

Setelah sekian lama berguru dengan kakek Astagina, akhirnya Brama telah menguasai ilmu kedigjayaan yang diberikan oleh kakek Astagina tersebut. Setelah itu Brama memutuskan untuk pergi ke kampung ibunya, kampung Jamparing.

Di kampung Jamparing, Brama bertemu dengan seorang teman masa kecilnya yakni Andika dan juga bertemu dengan paman dan bibinya. Pamannya bercerita bahwa sang ibu telah menikah dengan senopati Ardalepa  yang merupakan bangsa Kuntala. Setelah diyakinkan oleh sang paman, akhirnya Brama bisa menerima bahwa sang ibu telah menikah dengan seorang bangsa Kuntala.

Kemudian Brama ditemani Andika pergi ke kerajaan Kuntala untuk bertemu dengan sang ibu. Mereka bepergian dengan menunggang rajawali raksasa.

Klik di  sini untuk mengetahui seluruh bagian dari episode Darah Biru Serial Sandiwara Radio Saur Sepuh

Bagaimana proses terbentuknya ikatan batin antara ibu dan anak?

Ikatan batin sang  ibu dengan anak mulai terbentuk ketika sang bayi lahir. Meskipun hal ini belum bisa dijelaskan secara detail mengenai bagaimana ikatan batin itu terbentuk. Namun yang jelas, dopamin ibu berperan penting dalam hal ini. Jadi, ketika sang ibu melihat anaknya yang baru dilahirkan, tubuh sang ibu memproduksi hormon dopamin atau yang biasa disebut dengan hormon kebahagiaan.

Dalam sebuah penelitian mengenai apa saja yang terjadi pada otak sang ibu ketika ia merawat bayinya ditemukan bahwa otak sang ibu memproduksi lebih banyak hormon dopamin. Oleh karenanya para peneliti sepakat menganggap bahwa hormon tersebut mempunyai peranan amat penting dalam memperkuat ikatan batin ibu dengan sang anak.

Ikatan batin antara sang ibu dan anak  akan diperkuat ketika ibu memberikan ASI-nya kepada sang bayi. Bahkan penelitian terdahulu telah menemukan bahwa hormon oksitosin yang diproduksi sang ibu ketika menyusui dapat memperkuat  ikatan batin antara ibu-anak.

Bayi juga akan secara alami membentuk ikatan batin dengan ibunya. Ketika bayi menangis, menghasilkan suara atau gumaman, tersenyum, mencari puting saat menyusu, serta kontak mata, ini adalah cara ia membangun ikatan batin dengan sang ibu. Dan hal tersebut akan terjadi secara alami pada semua bayi.

 

 

 

Katagori