Sebelum adanya stasiun televisi swasta yang kini kian merajai sarana hiburan masyarakat banyak, radio merupakan satu-satunya sarana hiburan yang banyak pendengarnya.

TVRI (Televisi Republik Indonesia) memang sudah mengudara sejak 24 Agustus 1962, namun mungkin karena siarannya yang dirasa oleh kurang oleh masyarakat, sehingga masyarakat pun mengidolai radio sebagai sarana hiburan.

Butuh Jasa Pembuatan Website Berpengalaman? Simple C Sudah Sejak 2007 Memberikan Layanan Pembuatan Website. Harga Terjangkau, Mulai Dari 299 Ribu [Info Lengkap]

Terlebih lagi ketika tahun 80 an diperdengarkan serial sandiwara radio Saur Sepuh yang merupakan karya Niki Kosasih dengan peran utama Ferry Fadly sebagai Brama Kumbara, maka masyarakat kian melirik radio sebagai sarana hiburan selain TVRI kala itu.

Serial sandiwara radio Saur Sepuh disiarkan melalui media radio pada era 1980-an di Indonesia yang mengambil latar belakang masa pemerintahan raja Hayam Wuruk kerajaan Majapahit di Nusantara.

Serial ini mampu memukau jutaan pendengarnya di seluruh pelosok Nusantara. Hampir setiap jam tayang serial ini, masyarakat dengan saksama mendengarkannya. Pada saat itu, radio adalah satu-satunya media hiburan rakyat yang masih langka, sehingga untuk mendengarkannya harus secara beramai-ramai ke rumah tetangga yang mempunyai radio.

Simak Keseluruhan Serial Sandiwara Radio Saur Sepuh di Dee Jadul Channel.

Selain serial sandiwara radio Saur sepuh, terdapat beberapa serial sandiwara radio lainnya yang masih tetap di hati pendengarnya. Sebut saja serial sandiwara radio Tutur Tinular.

Serial sandiwara radio tutur tinular merupakan karya yang legendaris dari S. Tijab. Tokoh pada serial sandiwara ini antara lain Arya Kamandanu, Arya Dwipangga, Mei shin, Nari Ratih, Ayu Wandira, Mpu Ranubaya, Nini Ragarunting, Ki Tamparowang, Ranggalawe, Nambi, Lembu Sore, Mpu Tong Bajil dan lainnya.

Serial sandiwara radio Tutur Tinular menceritakan tentang perjalanan hidup dan pencarian jati diri seorang pendekar berjiwa ksatria dengan nama Arya Kamandanu akan keagungan Tuhan Yang Maha Esa. Kisah tersebut mengambil latar belakang sejarah runtuhnya Kerajaan Singhasari dan berdirinya Kerajaan Majapahit.

Simak Keseluruhan Serial Sandiwara Radio Tutur Tinular di Dee Jadul Channel

Selain ke dua serial sandiwara radio tersebut di atas, ada juga serial sandiwara radio yang bergenre horor. Serial sandiwara radio tersebut berjudul Misteri Mak Rompang. Serial ini mengisahkan tentang seseorang yang bisa berubah wujud.

Terkadang wujudnya berupa gadis yang amat cantik jelita, namun terkadang juga mengambil wujud seorang nenek tua renta yang buruk rupa. Keberadaannya menimbulkan bencana.

Serial sandiwara radio ini merupakan karya dari Asmadi Syafar yang didukung oleh artis-artis radio terkenal seperti Ferry Fadly, Ivonne Rose, Anna Sambayon.

Simak seluruh kisah serial sandiwara radio Misteri Mak Rompang di sini

Sekilas Mengenai Radio

Radio merupakan teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik atau gelombang elektromagnetik. Gelombang ini melintas, dan merambat lewat udara, dan mampu juga merambat melalui ruang angkasa yang hampa udara, oleh karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).

Sejarah penemuan radio dimulai di Inggris dan Amerika Serikat. Donald Mc. Nicol di dalam bukunya Radio’s Conquest of Space menyatakan bahwa terkalahkannya ruang angkasa oleh radio dimulai tahun 1802 oleh Dane. Yakni dengan ditemukannya suatu pesan dalam jarak pendek dengan menggunakan peralatan sederhana berupa kawat beraliran listrik.

Penemuan selanjutnya dilakukan oleh tiga orang cendikiawan muda, di antaranya adalah James Maxwell berkebangsaan Inggris pada tahun 1865. James Maxwell ini dijuluki sebagai scientific father of wireless. Hal itu dikarenakan ia berhasil menemukan rumus-rumus yang diduga mewujudkan gelombang elegtromagnetik, yakni gelombang yang digunakan radio dan televisi.

Penemuan radio yang digunakan sebagai alat atau media komunikasi pada awalnya diperkenalkan oleh David Sarnoff pada tahun 1915. Selanjutnya Le De Forrest melalui eksperimen siaran radionya telah menyiarkan kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 1916. Hal tersebut membuatnya dikenal sebagai pelopor radio siaran.

Katagori