Mungkin sebelumnya Anda tidak pernah membayangkan jika indomie, yup itu merk mie instan yang paling popular dikawinkan dengan seblak. Saya bukan pengandrung seblak, tetapi saya suka selama tidak pakai kencur. Daya kreatfitas manuia memang tidak ada batas, termasuk dalam dunia kuliner dimana kemudian entah siapa yang memulainya tiba-tiba boom. Lahir, Seblak Indome cemilan jaman now.

 

Butuh Jasa Pembuatan Website Berpengalaman? Simple C Sudah Sejak 2007 Memberikan Layanan Pembuatan Website. Harga Terjangkau, Mulai Dari 299 Ribu [Info Lengkap]

Seperti biasa, sejenak kita intip apa kata om Wiki Pedia tentang seblak ini. Begitni penuturan si om . . . .

 

Seblak adalah makanan Indonesia, umumnya adalah makan khas dari Sunda Jawa Barat yang bercita rasa gurih dan pedas, yang terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dengan sayuran dan sumber protein seperti telur, ayam, boga bahari atau olahan daging sapi, dimasak dengan bumbu tertentu.

Seblak kini menjadi makanan jajanan jalanan yang digemari berbagai kalangan masyarakat terutama di daerah Jawa Barat dan Jabodetabek. Seblak disajikan di rumah makan, café dan warung, serta dijajakan di gerobak pedagang keliling. Makanan yang bertekstur kenyal ini memiliki rasa yang pedas dan menyegarkan, serta memiliki beberapa variasi, baik rasa maupun bahan tambahan juga kemasan.

Bahan dasarnya adalah kerupuk udang yang disiram / rebus dengan air panas dan diberi bumbu serta sayuran. Seblak terbuat dari kerupuk yang direbus, dan diberi bumbu seperti bawang merah, bawang putih, garam, kencur, cabe rawit, kunyit, dan penyedap rasa.

Namun beberapa sumber menyebutkan seblak berasal dari daerah Sumpiuh, Jawa Tengah, karena seblak sangat mirip dengan makanan rakyat kecil dari Sumpiuh yaitu Kerupuk Godog yang sudah populer sejak tahun 1940an, sementara seblak baru populer sekitar tahun 2000an. Seblak juga sudah ada di Daerah Cianjur bagian selatan sejak dari jaman sebelum kemerdekaan, makanan ini adalah makanan alternatif kaum masyarakat ekonomi lemah sebagai pengganti jajanan.

Sumber Wiki Pedia terkait topik “SEBLAK”

 

Wow … ternyata cikal bakal seblak sudah ada sejak tahun 1940an, berarti cemilan yang satu ini bisa masuk dalam katagori kuliner legendaris. Memang kata para bijak bahwa tidak ada satu yang baru di dunia ini, termasuk dalam dunia kuliner. Semua adalah daur ulang, kombinasi. Termasuk seblak, yang boming pada tahun 2000an.

Resep Seblak Indomie

Seperti yang sudah saya utarakan diatas, saya tidak tahu siapa yang awalnya memulai mengkombinasikan seblak dengan indomie. Mungkin awalnya hanya iseng-iseng, melihat bagaimana rasanya jika seblak dikawinkan dengan indomie dan hasilnya rasanya cukup mengejutkan. Mungkin rasa gurih dan enaknya berasal dari indomie yang memang sudah gurih, dicampur lagi dengan krupuk seblak rasa udang plus sayuran dan toping sosis membuat indomie seblak menjadi cemilan alternatif buat mereka pengila seblak dan indomie.

Bagi yang ingin mencoba memasang seblak indomie, bisa melihat resepnya pada video dibawah ini. Untuk bumbunya sebenarnya bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan, seperti saya tidak suka dengan kencur maka tidak perlu memakai kencur.

Untuk bawangnya sendiri juga bisa disesuaikan dengan selera, begitu juga cabai dan level kepedasannya. Sementara jika dirasakan kurang gurih bisa ditambahkan garam sedikir, meski sebenarnya menurut saya bumbu idomie sudah cukup.

 

 

Di dalam resep video diatas menggunakan indomie goreng, sebenarnya bisa divariasikan dengan jenis indomie lain. Saya tidak terlalu suka dengan indomie goreng, saya lebih suka indomie ayam bawang. Indomie ayam bawang cukup nendang jika dikawinkan dengan resep seblak ini, silahkan di coba. Hanya takaran airnya harus pas agar bumbu dari indomienya tidak rusak, kalau semisal bumbunya kurang berasa bisa ditambahkan garam dan penyedap secukupnya.

 

Banyak Muncul Warung / Café Kekinian Yang Mengkombinasikan Indomie

Banyak muncul warung / café yang menjual menu kekinian seperti seblak dan lain sebagainya, dan pintarkanya kemudian mereka mengkobinasikan dengan mie instan. Karena memang dari sisi rasa oang Indonesia sudah terbiasa dengan mie instan, dan mereka suka dengan mie instan.

Hanya kalau dimasak ala rumahan ya begitu-begitu aja, direbus paling campur toping bakso, sosis atau lainnya. Namun dari sisi variasi tetap indome, jeniusnya pemilik warung makan tersebut yang kemudian menggunakan indomie sebagai bahan dasar yang mereka sudah tahu akan pasarnya dan kemduian dikombinasikan dengan aneka makanan kekinian lainnya.

Silahkan coba cek di google dengan kata kunci “SEBLAK INDOMIE” maka akan keluar hasil pencarian warung yang menyedikaan makanan kekinian yang mengawinkan seblak dengan indomie.

 

Cilok Tulang

Selain seblak, cilok juga popular. Baik itu di jajalkan di warung kekinian hingga gerobak keliling, dan banyak orang suka cilok. Cilok sudah bertahan lebih sepuluh tahun sebagai camilan kekinian, sampai kini cilok tetap camilan kekinian.

Banyak daya kreatiftas dalam menjual dan menyajikan menu cilok ini, salah satunya adalah menu cilok tulang. Selain cilok tulan ada juga ciog ceker, ini mungkin mengambil inspirasi dari seblak ceker. Berikut ini adalah aksi Nex Carlos dalam mencicipi cilog tulang, bagaimana rasa dan penampakan cilok tulang ini.

 

Awalnya cilok muncul sebagai camilan jeni rebus, kemudian berkembang menjadi cilog goreng. Kalau saya lebih suka cilog goreng dibandikan cilog rebus, agak mirip ciring namun lebih kenyal saja dari cireng. Mungkin karena saya lebih menyukai makanan jenis yang digoreng dibandikan makanan jenir rebus.

 

Resep Seblak Basah Pedas

Kita kembali ke topik pembasan tentang seblak, bagi pecinta indomie mungkin bisa membaca artikel yang berjudul “Resep Indomie Geprek Kekinian Yang Sedang Digandrungi Anak Jaman Now” sebagai alternative dari menu indomie. Indomie geprek cukup mudah dibuat, untuk level pedasnya bisa disesuaikan dari jumlah cabe yang dipakai.

Kembali lagi ke seblak, berikut ini adalah resep seblak konvensional. Seblak basah, yang disajikan dengan selera pedas. Bahan-bahan yang digunakan sebagai berikut:

  • 2 Ons  Krupuk
  • 2 Ons  Makaroni
  • 5 buah  Sosis
  • 5 buah  Bakso
  • 2 Butir   Telor
  • 2 buah  Cabe merah besar
  • 9 buah  Cabe rawit merah
  • 2 buah   Bawang putih
  • 7 buah   Bawang merah
  • 1 ruas   Kencur
  • 1/2 sdT Merica bubuk
  • 1/2 sdM Garam
  • 1 sdT     Gula
  • 2 sd M    Saos sambal
  • Lonjor Daun Bawang
  • Kecap secukupnya

Untuk cara membuatnya bisa langsung melihat pada video dibawah ini, kalau saya khusus untuk kencurnya tidak saya pakai. Karena saya tidak suka kencur, tanpa kencur buat saya seblak tetap ok. Cuma buat yang suka kencur, seblak belumlah seblak tanpa adanya kencur di dalam kuahnya. Jadi tergantung selera saja . . . . .

 

Katagori