Setelah Brama terpisah dari Ibu dan paman serta bibinya ketika terjadi penyerangan bala tentara kerajaan Kuntala di desa Jamparing – tempat tinggal Brama dan keluarga – Brama berjalan tak tentu arah hingga ia bertemu dengan seorang tua bernama Astagina.

Orang tua tersebut tak lain adalah kakeknya sendiri, namun saat itu Brama belum mengetahuinya. Awalnya Brama ingin pulang ke desanya, namun menurut kakek Astagina keadaannya tidak memungkinkan, malah bisa-bisa Brama yang saat itu membawa sebilah pedang akan ditangkap dan disiksa oleh pasukan dari kerajaan Kuntala.

Butuh Jasa Pembuatan Website Berpengalaman? Simple C Sudah Sejak 2007 Memberikan Layanan Pembuatan Website. Harga Terjangkau, Mulai Dari 299 Ribu [Info Lengkap]

Akhirnya Brama ikut dengan kakek Astagina yang berjanji akan mengajarinya aneka ilmu kedigjayaan supaya kelak Brama dapat melawan orang-orang yang telah menyerang desanya itu.

Ketika mereka tiba di pantai laut selatan, tiba-tiba muncul seekor rajawali raksasa. Brama yang saat itu masih kecil terkejut melihat burung tersebut demikian juga dengan kakek Astagina.

Brama ingin menangkapnya, namun kakek Astagina tidak setuju. Lalu Brama berkhayal betapa senangnya bila bisa naik ke punggung rajawali tersebut yang bisa membawanya terbang ke sana ke mari.

Silakan simak serial sandiwara radio Saur Sepuh episode darah biru selengkapnya di sini

Keunikan Burung Rajawali

Rajawali merupakan burung dari subordo Buteoninae. Ia memiliki keunikan tersendiri. Salah satunya adalah ketika terjadi badai atau angin kencang. Sang rajawali menunggu kedatangan badai tersebut. Karena ia sudah siap mengembangkan kedua sayapnya. Ia akan menggunakan badai tersebut untuk melambung tinggi.

Satu lagi keunikan yang dimiliki rajawali adalah usianya yang dapat mencapai angka 70 tahun. Untuk mencapai usia tersebut, terdapat pilihan untuk seekor rajawali, ingin hidup sampai 70 tahun atau 40 tahun saja.

Dan ketika sudah berusia 40 tahun, maka sang rajawali mesti melalui proses transformasi tubuh yang amat sakit guna mencapai usia 70 tahun. Karena ketika rajawali berusia 40 tahun, maka paruhnya sudah sangat bengkok dan panjang sehingga ia sulit untuk makan.

Cakarnya pun sudah tidak tajam, demikian pula sayapnya sudah sangat tebal yang membuat ia sulit terbang tinggi.

Bila ingin hidup mencapai usia 70 tahun, maka ia harus terbang ke pegunungan yang tinggi dan membangun sarang di sana. Lalu ia akan mematuk-matuk paruhnya pada bebatuan di sana guna melepaskan paruhnya yang bengkok. Setelah beberapa lama, maka paruh baru akan muncul.

Kemudian dengan paruhnya yang baru, ia akan mencabuti kuku-kukunya agar tumbuh kuku atau cakar yang baru yang lebih tajam. Setelah itu ia juga akan mencabuti bulu-bulu sayapnya dan menunggu bulu-bulu sayap baru tumbuh kembali.

Setelah hal itu dilewati semua oleh seekor rajawali, maka ia dapat terbang kembali dan menjalani hidupnya kembali secara normal hingga berusia 70 tahun.

 

 

Katagori