Cireng adalah salah satu jajanan yang sering dijajakan tukang gorengan. Seringkali mangkal di sekolah-sekolah dasar ataupun di keramaian. Panganan yang satu ini bisa dijadikan cemilan juga dan membuatnya pun mudah sekali.

Berikut ini cara membuat cireng yang mudah



Baca Juga:

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • Tepung satu atau tepung tapioka
  • Minyak goreng
  • Santan bubuk atau santan cair
  • Daun bawang
  • Air

Bumbu-bumbu:

  • Bawang putih dihaluskan
  • Lada halus
  • Garam
  • Kaldu bubuk

Cara membuatnya:

  • Buat adonan biang lebih dahulu dengan mencampurkan 3 sendok tepung sagu atau tepung tapioka dengan bumbu-bumbu.
  • Setelah tercampur rata, tambahkan air secukupnya atau santan cair (bila pakai santan cair). Lalu masak sambil diaduk-aduk hingga mengental
  • Setelah mengental, matikan kompor dan angkat wajan.
  • Kemudian, masukkan adonan biang tadi ke dalam baskom atau wadah. Tambahkan irisan daun bawang ke dalamnya.
  • Perlahan-lahan tambahkan tepung sagu atau tepung tapioka ke dalam wadah yang berisi adonan biang tadi. Uleni hingga adonan menjadi kalis.
  • Setelah adonan menjadi kalis, ambil sedikit adonan kemudian dipipihkan untuk kemudian digoreng.
  • Lakukan hingga semua adonan habis.
  • Dan cireng pun siap untuk disantap.

Sekilas tentang cireng

Cireng berasal dari singkatan dari aci goreng yang adalah bahasa Sunda untuk ‘tepung kanji goreng’. Cireng adalah makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji atau tapioka.

Cemilan ini sangat terkenal di daerah Priangan, dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa.

Bahan untuk membuat cireng ini antara lain terdiri dari tepung kanji, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, daun bawang dan minyak goreng.

Makanan ini cukup terkenal pada era 80-an dan kini mulai digemari kembali dengan mulai banyaknya penjual cireng dengan aneka rasa dan nama. Kini variasi rasa cireng yang ada mencakup daging ayam, sapi, sosis, baso, hingga keju dan ayam teriyaki.

Bahkan inovasi tidak hanya secara rasa namun bentuk, contohnya adalah cimol. Dan dengan inovasi yang dilakukan itu, kini cireng tidak hanya terdapat di Priangan saja, namun sudah menyebar ke hampir seluruh penjuru Nusantara.

Cireng yang dulu pada umumnya dijual oleh pedagang yang menaiki sepeda dengan peralatan membuat Cireng di bagian belakang sepedanya, kini bahkan telah tersedia di dunia maya.